Why’s That? ©2017

Oke jadi begini, kadang suatu masalah itu ada karena sebab. Mungking sebab dari dalam atau dari luar. Dan beberapa bulan yang lalu, bisa dibilang kejadian itu terjadi di hidup gue. Satu hal yang gue gak pernah ngerti tentang penyakit mental, ketika mereka ada di dalam hidup lo, lo merasa sangatlah “matang”

Pfft. Kenapa begitu?

Oke mari ikutin gue dalam perjalanan ini.

  1. Memikirkan untuk memutuskan beberapa hubungan dengan orang yang ternyata gak penting-penting amat.
  2. Isolasi. Lo merasa nyaman dalam kesendirian.
  3. Percaya diri dengan apa yang lo bisa kerjakan.
  4. Menyesali kesalahan di masa lalu
  5. Kesedihan, perasaan yang sudah biasa.
  6. Ejekan, stimulan lauk kehidupan.
  7. Likes dan Comments is just likes and comments. they’re not really real.
  8. Gelisah, akan masa depan.
  9. Menghargai sekali pertemanan. Yang beneran, bukan yang palsu.
  10. Susah percaya sama orang.

Jika semua alasan diatas ada dalam hidup lo. Selamat. Mungkin lo sudah matang. (In my humble opinion.)

Beberapa alasan kenapa kehidupan berkesenian menjadi pilihan gue dalam penyembuhan penyakit mental ini. Oh, “Bipolar Disorder Type 2” Ya itu kelihatannya biasa, tapi buat gue itu adalah sebuah “roller coaster” yang lo harus naikin selama satu hari. Psikiater. Gue udah kesana dan ternyata banyak yang gue dapatkan. Obat. Hehe. Mungkin untuk orang yang masa pembentukan jatidirinya menemukan unsur subtansi yang mereka gemari, lo bakal ketawa – Gue contohnya. Hehe.

“Symptoms” dari bipolar type 2

  1. Gampang pindah dari satu ide ke ide lainnya.
  2. Pernah mengalami kejadian yang sangatlah membahagiakan di dalam hidup.
  3. Pernah mengalami tingkat Ke-PD an yang amatlah tinggi.
  4. Banyak tenaga, sampai lupa tidur.
  5. Mood Swings (Ini yang Anjing)
  6. Parents Issues. (Fights, Unhealty Arguments)
  7. Hypomania (Ini saat dimana gue susah menahan kesenangan yang amat sangat bergairah)

Dari 7 gejala diatas, kalau lo pernah alamin, ya kasian de,  oke berarti kita sama. ya tapi mana mungkin lo mau sama kayak gini. Haha.

Tapi setelah konsul ke dokter, dan beberapa support dari teman teman terdekat, keluarga, dan juga mereka yang telah membantu, gue sangatlah berterima kasih. semua pengobatan yang telah dijalankan pada awal 2017, baik jasmani maupun rohani, semua keadaan telah membaik. Terimakasih kepada Seni, Kerabat dan Teman.

Gak pernah nyesel dan Insecure akan hal ini. Mungkin ini bisa dibilang sebagai “Game Changing Experience”

Let’s give a life one more chance.

 

© Berniaz Adha 2017